Gagal Lolos Piala Dunia 2026, PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert dan Staf Kepelatihan

oleh -278 Dilihat
banner 468x60

Narasiutama.com — Era Patrick Kluivert sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia resmi berakhir. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan mantan bintang Barcelona itu beserta seluruh tim kepelatihan asal Belanda, Kamis (16/10/2025).

Keputusan ini diambil setelah Tim Garuda dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyusul hasil kurang memuaskan di babak kualifikasi.

Detail Pemutusan Kontrak

PSSI menyatakan bahwa pengakhiran kerja sama ini dilakukan melalui mekanisme “mutual termination” atau kesepakatan bersama antara PSSI dan pihak Patrick Kluivert.

“PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia, termasuk pelatih Patrick Kluivert, melalui mekanisme mutual termination,” demikian pernyataan resmi PSSI.

Kontrak Kluivert yang sejatinya berdurasi dua tahun, harus berakhir di tengah jalan. Ia tercatat hanya memimpin skuad Garuda selama kurang lebih sembilan bulan sejak ditunjuk pada 8 Januari 2025, menggantikan Shin Tae-yong.

PSSI: Evaluasi Menyeluruh

Langkah PSSI ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional pasca-kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Di bawah kepemimpinan Kluivert, Timnas Indonesia terhenti di putaran keempat setelah menelan kekalahan, termasuk dari Arab Saudi dan Irak. Hasil ini memupus harapan besar publik sepak bola Indonesia untuk melihat tim Merah Putih berlaga di ajang akbar dunia.

Selain Kluivert, tim kepelatihan yang menangani Timnas U-23 dan U-20 yang juga berasal dari Belanda turut dicopot. Meski demikian, Direktur Teknik Alexander Zwiers dan Kepala Pemandu Bakat Simon Tahamata dilaporkan masih tetap dilibatkan oleh PSSI.

Ketua Umum PSSI, dalam kesempatan terpisah, mengucapkan terima kasih atas komitmen dan profesionalisme Kluivert selama bertugas, seraya menegaskan bahwa federasi akan segera memulai proses pencarian pelatih baru untuk menyongsong babak baru, dengan target masuk 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.