Sekitar 556 Peserta Ikuti MTQ XLIII di Kecamatan Batui, Bupati Amirudin: Wujudkan Generasi Qur’ani

oleh -56 Dilihat
banner 468x60

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai bersama Kementerian Agama Kabupaten Banggai menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke 43 tingkat Kabupaten Banggai 2025 di Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan pada Senin (22/09/2025).

MTQ XLIIII Kabupaten Banggai akan berlangsung selama 6 hari dari 22-27 September 2025 bertempat di lapangan Desa Gori-gori, Kecamatan Batui Selatan yang diikuti oleh total 556 peserta dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai.

Pada pembukaan MTQ ini juga dimeriahkan dengan tarian kolosal dari 200 siswi SMA di Batui Selatan yang uniknya beberapa diantaranya beragama Kristiani dan Hindu, ini menandakan solidaritas yang tinggi serta toleransi umat beragama yang kuat di Batui Selatan.

Bupati Banggai Ir. Amirudin menjelaskan, pemerintah sangat mendorong terbangunnya syariat Islam ke seluruh penjuru negeri. Demikian, Kabupaten Banggai dalam rangka pencerahan umat Islam yang diperoleh melalui kecintaan nilai-nilai agung yang terkandung dalam Al-Quran.

“Pada kesempatan ini saya menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi Qur’ani dan terbangunnya syariat islami, melalui program pemberian insentif kepada guru mengaji dan imam masjid yang ada di Kabupaten Banggai,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Amirudin, pemerintah juga telah memberangkatkan para dai dan tokoh agama untuk umroh di Tanah Suci Mekah. Semua ini merupakan wujud nyata dalam rangka mengutamakan program-program bidang keagamaan.

Kepala Kantor Agama Kabupaten Banggai Suardi Kandjai mengatakan, seperti halnya jamuan makan dapat memberikan kekuatan dan kenyamanan, Al-Quran menyediakan sajian berupa kebaikan spiritual, pengetahuan dan pahala bagi para pembacanya, menjanjikan perlindungan dan bimbangan hidup yang lurus.

Beliau menambahkan, ia menaruh harapan besar pada program pemerintah daerah “Banggai Mengaji” yang bisa dijadikan grand design keagamaan sehingga bisa menuntaskan buta aksara Al-Quran, memperkuat pemahaman tajwid, serta meningkatkan pemahaman masyarakat akan nilai-nilai Al-Quran.

Adapun cabang-cabang yang diperlombakan yaitu :
1. Cabang seni baca Al-Quran
2. Cabang kiraat Al-Quran
3. Cabang hafalan Al-Quran
4. Cabang tafsir Al-Quran
5. Cabang fahmil Al-Quran
6. Cabang syahril Al-Quran
7. Cabang seni kaligrafi Al-Quran
8. Cabang karya tulis ilmiah Al-Quran

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.