Narasiutama.com – Peserta dari Kontingen Provinsi Bali memberikan usulan menarik pada pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo. Mereka mengusulkan, agar panitia penyelenggara menyediakan zona khusus yang menyajikan ragam kuliner khas Gorontalo di area pameran utama.
Usulan ini mencuat mengingat padatnya agenda kegiatan, yang harus diikuti oleh para peserta selama PENAS berlangsung. Kehadiran sentra kuliner lokal di dalam area utama, dinilai sangat membantu para tamu dari berbagai provinsi, untuk mencicipi kekayaan rasa Gorontalo tanpa harus meninggalkan lokasi acara.
“Gorontalo ini terkenal dengan kulinernya yang unik dan lezat, seperti Binte Biluhuta, Ilabulo, dan ada juga nasi yang dipadukan dengan jagung. Hanya satu saya bingung, kenapa kuliner khas di Gorontalo ini tidak dipamerkan di dekat sini,”…
“Akan sangat memudahkan jika kuliner lokal ini dikumpulkan dalam satu zona khusus di lokasi acara PENAS,” ungkap Koordinator Kontingen Bali, I Nengah SandiYasa, Selasa (23/06/2026).
Lebih lanjut, I Nengah SandiYasa menilai, bahwa penyediaan stan khusus kuliner lokal ini akan membawa keuntungan ganda. Bagi peserta, hal ini memberikan kenyamanan dan pengalaman wisata gastronomi yang praktis.
Perwakilan kontingen Bali menyatakan bahwa momentum Penas XVII merupakan kesempatan emas bagi mereka untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner Gorontalo, seperti Binthe Biluhuta (sup jagung khas Gorontalo), hingga kue tradisional seperti Kue Sabongi dan Popolulu.
“Kami datang dari jauh dan sangat penasaran dengan kuliner asli Gorontalo. Potensinya luar biasa. Menurut saya, stand-stand kuliner Gorontalo masih terpencar, sehingga sulit di jangkau oleh peserta kontingen,” ujarnya.
Namun, disamping itu, Kontingen Bali juga mengungkapkan rasa kagum dan terima kasihnya yang mendalam sesampainya mereka di Gorontalo. Menurutnya, keramahtamahan masyarakat dan kesigapan panitia lokal Gorontalo membuat para atlet dan ofisial merasa sangat dihargai dan nyaman, layaknya berada di rumah sendiri.
“Sejak pertama kali kami menginjakkan kaki di bandara, penyambutan yang diberikan sangat luar biasa. Senyum ramah dari panitia atau Lo juga kami sangat apresiasi,” ungkapnya.
Tidak hanya sekadar senyuman, Kontingen Bali juga memuji kesiapan Gorontalo dalam hal logistik, akomodasi, dan transportasi. Semua pelayanan dinilai terjadwal dengan baik dan responsif terhadap kebutuhan kontingen.











