Harapan Siswa Gen Z Alkhairaat Gorontalo di Momen Hari Guru Nasional

oleh -461 Dilihat
banner 468x60

Penulis: Aqila dan Atika (Santriwati MTs Alkhairaat Kota Gorontalo Kelas 8)

Di hari Guru Nasional 25 Oktober 2025 ini, kita merayakan, mengingat memberi apresiasi peran luar biasa para pendidik/guru yang telah membimbing kami, generasi Z, menuju masa depan yang lebih cerah. Bagi kami Gen Z, guru bukan hanya sekadar pengajar, melainkan juga seorang pembimbing, teman, dan inspirator yang memiliki dampak besar dalam proses perjalanan hidup kami dalam menempuh pendidikan. Dalam tulisan ini, kami ingin berbagi tentang bagaimana kami, yang di juluki Gen Z, memandang guru dan apa yang kami harapkan dari mereka untuk terus tumbuh dan berkembang di dunia yang semakin cepat berubah ini. Tulisan ini hanya sebagian kecil ungkapan kami yang berusaha kami tuangkan dalam tulisan bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional 2025. Apa yang kami berdua Aqila dan Atika bincangkan dan inginkan, ini bukanlah yang harus dilakukan tapi sebatas pandangan kami generasi masa kini mewakili para Gen Z yang akrab dengan dunia digital dan semua serba mudah.

Guru dan Dunia Digital

Kami sebagai generasi yang tumbuh di era digital, kami sangat menginginkan dan menghargai guru yang tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memahami dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Kami ingin guru yang bisa mengintegrasikan teknologi dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, mengubah pembelajaran menjadi pengalaman yang menarik melalui penggunaan aplikasi, platform pembelajaran digital, dan alat penunjang lainnya. Bagi kami, seorang guru yang tahu cara memanfaatkan teknologi bukan hanya seorang pengajar, tetapi juga seseorang yang menginspirasi dan memotivasi kami untuk terus menggali potensi dunia digital dan membuat kami berkembang.

Guru yang Peduli dan Memberikan Ruang untuk kami Berkembang

Di tengah segala tuntutan akademik, kami berharap guru dapat lebih dari sekadar memberikan nilai. Kami ingin guru yang peduli dengan ketenangan emosional kami, yang memahami tantangan kehidupan yang kami hadapi, baik itu soal tekanan sosial, mental, atau kecemasan masa depan. Kami menginginkan guru yang menciptakan ruang untuk berdiskusi, bertanya, dan belajar tanpa takut salah. Kami ingin merasa dihargai dan dipahami, bukan hanya sebagai siswa yang harus mencapai target nilai, tetapi sebagai individu/pribadi yang memiliki potensi dan keinginan untuk berkembang.

Guru yang Menginspirasi dan Membuka Wawasan

Sebagai Gen Z yang selalu diliputi keingintahuan berbagai hal, kami mau guru yang dapat menginspirasi kami untuk berpikir lebih luas. Kami ingin guru yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan realitas kehidupan dunia nyata, memberikan wawasan yang membuat kami berpikir kritis, kreatif, dan solutif. Kami berharap guru dapat menjadi penghubung antara pengetahuan yang diajarkan di kelas dan isu-isu masalah remaja yang tengah berkembang. Guru yang bisa memperkenalkan kami pada berbagai perspektif dan cara berpikir yang berbeda, membuat kami semakin sadar akan dunia luar dan mempersiapkan kami untuk menjadi warga dunia yang lebih baik.

Guru yang Mendukung Kemerdekaan Berpikir

Kami, Gen Z, adalah generasi yang suka berinovasi dan mencari jalan kami sendiri. Kami ingin guru yang memberi kami kebebasan untuk berpikir kreatif tapi tetap dalam bimbingan dan menemukan solusi. Kami tidak ingin terjebak dalam pola pikir yang kaku atau terbatas oleh cara-cara lama yang tidak relevan dengan perkembangan zaman. Kami ingin guru yang tidak hanya memberi tahu apa yang benar dan salah, tetapi juga mengajak kami untuk mengeksplorasi dan mencari jawabannya sendiri, menghargai pendapat kami, dan memberikan bimbingan dengan cara yang lebih fleksibel.

Guru yang Menghargai Keberagaman

Kami hidup di dunia yang semakin global tanpa batas dan beragam, dan kami ingin guru yang mengajarkan kami tentang pentingnya toleransi, inklusi, dan penghargaan terhadap perbedaan. Guru yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan mengajarkan kami untuk tidak hanya fokus pada perbedaan, tetapi juga pada persamaan yang menyatukan kami semua. Sebagai Gen Z, kami menginginkan guru yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan penuh rasa hormat, di mana setiap individu/pribadi merasa dihargai terlepas dari latar belakang mereka.

Guru yang Berkomunikasi dengan Bijak dan Terbuka

Komunikasi adalah kunci dalam setiap hubungan, dan ini termasuk hubungan antara guru dan siswa. Kami ingin guru yang dapat berkomunikasi dengan bijak, terbuka, dan penuh empati. Kami menginginkan guru yang mampu mendengarkan kami, memberikan feedback yang konstruktif, dan selalu siap berdialog untuk membahas tantangan atau pertanyaan yang kami hadapi. Sebagai generasi yang terbiasa dengan komunikasi digital, kami juga berharap guru dapat menggunakan berbagai saluran komunikasi untuk memfasilitasi pembelajaran, baik itu melalui media sosial, email, atau platform daring lainnya.

Hari Guru Nasional 2025 adalah kesempatan untuk menghargai jasa para pendidik, namun juga untuk merefleksikan harapan dan impian kami, sebagai generasi masa depan, terhadap para guru. Guruku, yang kami Gen Z mau, adalah guru yang bukan hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi, memahami, dan membimbing kami untuk berkembang di dunia yang terus berubah. Dengan guru yang seperti ini, kami yakin bahwa kami akan siap menghadapi masa depan dengan lebih baik dan lebih percaya diri.

Selamat Hari Guru untuk semua guruku di MTs Alkhairaat Kota Gorontalo dan diseluruh Indonesia, yang terus memberikan yang terbaik bagi kami! Terima kasih atas dedikasi dan peran penting yang ustadz dan Ustdzah berikan dalam kehidupan kami.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.