Kemenag Monitoring Pondok Alkhairaat Kota Gorontalo, Bahas Hari Santri Hingga Kurikulum Moderasi Beragama

oleh -732 Dilihat
banner 468x60

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo melakukan monitoring di Pondok Pesantren Alkhairaat Kota Gorontalo. Dalam kesempatan itu, Kemenag diterima langsung oleh Kepala Pondok Drs. K.H. Abd Muin Mooduto beserta jajaran Pondok.

Muin Mooduto menjelaskan, bahwa monitoring Kemenag Kota Gorontalo awalnya membahas terkait persiapan Hari Santri Nasional yang akan dilaksanakan pada 28 Oktober.

“Hari ini kami mendapat kunjungan dari Kemenag, dalam rangka membahas Hari Santri pada 28 Oktober. Kemungkinan untuk pencanangannya dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober,” ungkap Muin saat diwawancarai.

Ditempat yang sama, Umar Tegila selaku Admin Pondok mengungkapkan, selain membahas Hari Santri, Kemenag juga mempertanyakan terkait kurikulum pesantren yang berkaitan dengan moderasi beragama.

“Tadi kami ditanyakan terkait kurikulum moderasi beragama, apakah sudah diberlakukan atau belum. Dari awal karena di Alkhairaat memiliki unit pendidikan, jadi kurikulum ini sudah berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Umar, Kemenag juga sempat menyentil terkait data EMIS Pondok Tahun 2025-2026 untuk semester 1. Dimana, data EMIS MI, MA, Mts, akan dimasukkan ke Pondok.

“Data-data yang ada di madrasah nantinya, akan terintegrasi di Pondok Alkhairaat. Jadi, kalau ke depan ada kegiatan atau lomba, data yang dimasukkan adalah data EMIS Pondok, bukan data EMIS Madrasah,” pungkasnya.

EMIS Pondok Pesantren adalah bagian dari Education Management Information System (EMIS), sebuah sistem informasi manajemen pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengelola dan memutakhirkan data serta informasi terkait pondok pesantren, santri, dan ustadz/ustadzah secara akurat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.