Narasiutama.com – Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan warga binaan, Lapas Pohuwato mengembangkan lahan pertanian internal untuk menanam kacang panjang (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis) bersama warga binaan.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar bercocok tanam, tetapi juga menjadi wahana pembinaan kemandirian bagi warga binaan serta langkah strategis institusi pemasyarakatan dalam menjawab tantangan ketersediaan pangan.
Lapas Pohuwato lewat budidaya kacang panjang menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan dapat mengambil peran lebih luas: tidak hanya sebagai tempat menjalani masa hukuman, tetapi juga sebagai ruang pembinaan produktif dan kontribusi terhadap pembangunan sosial‑ekonomi.
Dengan menumbuhkan kebun kacang panjang bersama warga binaan, Lapas ini menghadirkan manfaat ganda: memperkuat ketahanan pangan dan mempersiapkan warga binaan untuk kehidupan yang lebih mandiri setelah bebas.
#Kemenimipas
#DitjenPas
#DitjenPasGorontalo
#LapasPohuwato













