RKP Bersama KAMMI Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sibolga, Tapteng dan Aceh

oleh -443 Dilihat
banner 468x60

(Sibolga, 6 Desember 2025) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara bersama Rumah Kami Peduli Sumut melaksanakan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Aceh. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat distribusi logistik serta memastikan bantuan tersalurkan secara merata ke lokasi-lokasi yang membutuhkan.

Banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah menggenangi pemukiman, merusak fasilitas umum, serta memaksa sebagian warga mengungsi. Situasi ini mendorong KAMMI Sumut untuk bergerak cepat, mengorganisir relawan, dan menurunkan pasokan kebutuhan dasar guna membantu warga yang terdampak secara langsung.

Sebanyak 150 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat, terdiri dari kebutuhan pangan, pakaian layak pakai, air mineral, hingga berbagai jenis obat-obatan. Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian KAMMI Sumut terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara yang terdampak.

Relawan menyusuri jalan-jalan yang tergenang untuk mencapai titik-titik paling terdampak. KAMMI Sumut hadir di beberapa kawasan pengungsian serta mendatangi rumah-rumah warga yang belum tersentuh bantuan. Aksi ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dalam penyaluran bantuan.

Ketua Careteker PW KAMMI Sumatera Utara, Hasan Basri menyampaikan, bahwa kehadiran KAMMI Sumut di lapangan merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi dan kepedulian sosial.

“Kami memahami bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak. Olehnya, KAMMI Sumut berkolaborasi untuk memperluas jangkauan bantuan. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” ujarnya.

Dijelaskan Hasan, bantuan yang disalurkan berasal dari donasi kader, masyarakat, dan lembaga mitra yang mendukung aksi kemanusiaan ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan penyaluran tidak berhenti sampai di sini, namun akan terus berlanjut sesuai kebutuhan warga di lapangan.

“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi banjir dan kesiapan warga di masa tanggap darurat. Jika dibutuhkan, kami siap kembali menurunkan bantuan tambahan. Yang terpenting sekarang adalah memastikan keselamatan dan kebutuhan harian masyarakat dapat terpenuhi,” jelas Hasan.

KAMMI Sumut juga menekankan pentingnya kerja sama lintas komunitas dalam menghadapi bencana. Melalui koordinasi yang baik, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat, teratur, dan menjangkau lebih banyak keluarga.

Interaksi langsung dengan warga juga dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan lain yang mungkin belum terpenuhi oleh bantuan awal. Ditengah krisis seperti ini, solidaritas sosial merupakan kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi musibah.

Hasan Basri menutup keterangannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus peduli dan meningkatkan rasa empati terhadap sesama.

“Menghadapi bencana, kita harus saling memperkuat. Kami mengajak semua pihak untuk terus membantu hingga kondisi kembali pulih dan warga dapat beraktivitas seperti sedia kala,” tegasnya.

Gerakan dari KAMMI Sumut ini menegaskan peran aktif organisasi kepemudaan dalam memberikan pelayanan dan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang. Komitmen untuk hadir, membantu, dan menguatkan warga akan terus menjadi prioritas dalam setiap gerakan kemanusiaan yang dijalankan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.