Penas XVII, Kontingen Kalteng Pamerkan Akar Bajakah dan Bawang Dayak Sebagai Produk Unggulan

oleh -324 Dilihat
banner 468x60

GORONTALO – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyita perhatian pengunjung Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII yang digelar di Gorontalo. Kehadiran mereka tidak hanya untuk bertukar ilmu dan teknologi pertanian, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk mengenalkan serta menjajakan ragam produk lokal di kancah nasional.

Di area pameran kontingen Kalteng, deretan produk olahan pangan khas, kerajinan tangan tradisional, hingga komoditas perkebunan unggulan dipajang dengan rapi. Mulai dari kerajinan anyaman rotan yang estetik, obat-obatan herbal tradisional khas Dayak, hingga produk olahan pangan berbasis buah lokal dan hasil bumi Kalteng yang dikemas secara modern.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana menyampaikan, bahwa partisipasi aktif dalam pameran Penas ini selain ajang silaturahmi, juga mendorong digitalisasi dan perluasan pasar UMKM sektor pertanian.

“Penas XVII di Gorontalo ini adalah panggung besar. Kami disini membawa identitas Kalteng melalui produk-produk lokal yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah. Ini kesempatan emas bagi pelaku usaha dan petani kita untuk mendapatkan mitra bisnis baru dari berbagai daerah,” ujarnya di lokasi pameran.

Produk akar bajakah dan bawang dayak menjadi komoditi unggulan yang diperkenalkan dalam Penas kali ini. Dua jenis komoditi juga ini merupakan salah satu alternatif obat-obatan herbal di Kalimantan Tengah.

“Kalau komoditi pertanian secara umum, kami juga menyediakan beberapa tanaman pangan seperti beras merah, kemudian juga dari hasil pertanian lain contohnya ada produk mangrove sugar dan kerajinan rotan juga ada,” ujarnya.

Penas Petani Nelayan XVII sendiri merupakan agenda akbar nasional yang mempertemukan belasan ribu petani, nelayan, dan penyuluh dari seluruh penjuru Indonesia. Melalui momentum ini, Kalimantan Tengah optimis sektor pertanian dan ekonomi kreatif daerah dapat saling berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.