Warga Sipatana Siap Guncang 2029, Dorong Meyke Camaru Maju Wali Kota Gorontalo

oleh -669 Dilihat
banner 468x60

Narasiutama.com –Suasana reses anggota legislatif tak melulu soal pemaparan program atau keluh kesah semata. Di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo Meyke Camaru justru diwarnai momen spontan yang penuh antusiasme dari warga, khususnya kalangan ibu-ibu.

Momen menarik ini bermula saat Meyke Camaru tengah menjabarkan progres dan perjuangannya dalam mengawal berbagai aspirasi masyarakat di parlemen. Di tengah pemaparannya yang disambut hangat, tiba-tiba suasana pecah oleh sorakan ibu-ibu yang hadir dan tak sedikit Bapak-bapak.

“Meyke Camaru Maju Wali Kota Gorontalo 2029!” teriak mereka bersahutan, memberikan dukungan moral yang tak terduga, Selasa (30/06/2026).

Tak hanya sekadar dukungan maju di kontestasi politik berikutnya, antusiasme warga ini juga diikuti dengan seruan semangat yang cukup berani,

“Kami akan guncang 2029!,” seru mereka, menunjukkan kesolidan barisan pendukung Srikandi politik ini.

Dorongan spontan yang disuarakan emak-emak itu rupanya bukan sekadar euforia sesaat. Di balik teriakan “Maju 2029”, warga ternyata menaruh harapan besar agar Srikandi Golkar (Golongan Karya) ini bersedia maju sebagai calon Wali Kota Gorontalo pada kontestasi politik mendatang.

Meyke Camaru dinilai sebagai figur legislator yang tidak hanya datang saat butuh suara. Kehadirannya yang konsisten mengawal aspirasi dari bawah menjadi modal kepercayaan yang mahal.

“Ibu Meyke itu kerjanya nyata, bukan cuma janji. Setiap reses, apa yang kami keluhkan selalu dikawal dan diperjuangkan sampai ada realisasinya,” ujar nofrianti salah seorang perwakilan iibu-ibu

Sebagai figur perempuan di parlemen, Meyke dianggap sangat peka terhadap isu-isu domestik yang dihadapi emak-emak, mulai dari masalah kesejahteraan keluarga, UMKM, hingga bantuan sosial. Kehadiran pemimpin perempuan di kursi wali kota dinilai akan membawa sentuhan kebijakan yang lebih empati dan solutif bagi kaum ibu.

Warga merasa, selama berkarier di politik, Meyke tidak pernah “lari” atau bersembunyi ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Bagi emak-emak, Meyke tidak pernah menjaga jarak dengan rakyat.

“Kami ibu-ibu ini paling merasakan dampaknya kalau ekonomi keluarga dibantu. Ibu Meyke tahu persis kebutuhan dapur kami, makanya program-programnya selalu menyentuh pemberdayaan perempuan dan UMKM,” tutup Nofrianti.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.